< img height="1" width="1" style="display:none" src="https://www.facebook.com/tr?id=1253234906020801&ev=PageView&noscript=1" />

Es krim yang dihasilkan mempunyai sisa es

Jul 23, 2024

Tinggalkan pesan

Untuk membuat es krim terasa halus dan mengurangi timbulnya slag es, maka perlu dijelaskan dari beberapa aspek penggunaan mesin es krim.
1. Perbandingan bubuk es krim dengan air tidak tepat, dan air yang ditambahkan terlalu banyak. Harap kontrol secara ketat sesuai dengan rasio bubuk es krim.
2. Bubur tidak diaduk secara merata, dan diperlukan waktu pengadukan yang cukup.
3. Setelah mesin es krim dibersihkan, air di dalam silinder tidak terkuras dengan bersih.
4. Waktu berdiri tidak cukup. Bubur setelah diaduk secara merata perlu didiamkan lebih dari 15 menit (lebih baik didiamkan lebih lama, dan dapat diaduk beberapa kali selama periode tersebut). Proses ini disebut penuaan. Anda akan menemukan bahwa cairan es krim menjadi sangat kental setelah penuaan. Hal ini akan membuat kue es krim yang dihasilkan lebih empuk dan efek puffingnya lebih baik.
5. Kualitas mesin es krim atau bubuk es krim yang digunakan buruk, sehingga menghasilkan tingkat penggembungan es krim yang rendah dan lebih banyak terak es.
6. Fenomena yang paling umum adalah es krim yang baru diproduksi di pagi hari terasa sangat lembut. Dalam kurun waktu tertentu, misalnya 1-2 jam, mesin es krim tersebut tidak ada keluaran dan penjualannya. Saat ini es krim yang dihasilkan rasanya agak berpasir. Penyebab utama fenomena ini adalah karena es krim sudah lama tidak dijual di mesin es krim. Es krim yang berada di dalam silinder pendingin mesin es krim telah mengalami proses peleburan-pembekuan-pelelehan-pembekuan yang berulang-ulang sehingga menyebabkan air pada bahan es krim mengendap dan mengkristal sehingga mengakibatkan fenomena di atas. Solusinya adalah dengan mengeluarkan es krim dalam wadah yang bersih, menuangkannya ke dalam tangki penyimpanan untuk dicairkan dan diperbanyak, kemudian diproduksi dan dijual secepatnya.